Implementasi Algoritma Fungsi Hash MD4 pada Aplikasi Duplicate Image Scanner

Authors

  • Yogi Yonanda Universitas Budi Darma
  • Hery Sunandar Universitas Budi Darma
  • Putri Ramadhani Universitas Budi Darma

Keywords:

Duplicate Image, Hash MD 4

Abstract

Salah satu file multimedia yang sering dibagikan adalah citra digital. Dengan kemudahan yang di dapat tidak jarang pengguna tidak sengaja menyimpan file citra digital yang sama atau duplikat ke dalam sebuah media penyimpanan Hal ini tentunya dapat merugikan pengguna karena menyimpan file citra digital yang sama ke dalam sebuah media penyimpanan dan menyita ruang penyimpanan tersebut. Di dalam cabang ilmu kriptografi terdapat fungsi hash, fungsi hash ini biasa digunakan untuk tanda tangan digital, membangkitkan sidik jari pesan ataupun digunakan untuk pengamanan kata sandi. Fungsi hash menghasilkan panjang output yang tetap walaupun panjang input yang digunakan berbeda. Dengan memanfaatkan karakteristik dari fungsi hash ini, maka fungsi hash dapat digunakan untuk membangkitkan identitas dari file citra digital yang nantinya identitas tersebut dapat digunakan patokan untuk menghapus file citra digital yang ganda atau duplikat di dalam sebuah media penyimpanan. Ada banyak algoritma dalam fungsi hash yang populer dan sering digunakan, di antaranya adalah algoritma SHA-1, SHA-256, SHA-512, MD-2, MD-4 dan MD-5 Dalam hal ini yang lebih cocok digunakan untuk membangkitkan identitas file citra digital adalah algoritma MD-4

References

A. Sadikin, Rifki. 2012. Kriptografi untuk Keamanan Jaringan. Yogyakarta.J. Firdaus, R. Marwati dan S. M. Gozali, “Penyandian Pesan Menggunakan Kombinasi Algoritma RSA yang Ditingkatkan dan Algoritma El-Gamal,” EurekaMatika, vol. IV, no. 1, pp. 23-32, 2018.

Stallings, William. 2005. Cryptography and Networl Security Principles M. K. Khoiruddin, “Analisis Perbandingan Algoritma Kriptografi Klasik Vigenere Cipher dan One Time Pad,” InfoTekJar, vol. I, no. 1, pp. 61-64, 2016.

Munir, Rinaldi, Kriptografi, Institut Teknologi Bandung, 2006. R. Sadikin, Kriptografi Untuk Kemanan Jaringan dan Implementasinya Dalam Bahasa Java, Yogyakarta: Andi, 2012.

http:// Odit Ekwardo, Modifikasi Columnar Transposisi Menggunakan Sebuah Fungsi Transposisi, ITB Bandung. M. Qamal, “Kriptografi File Citra Menggunakan Algoritma TEA (Tiny Encryption Algorithm),” Techsi, vol. V, no. 2, pp. 11-33, 2014.

A.S Rosa , dan M.Shalahuddin. 2014. Rekayasa Perangkat Lunak Struktur dan. Berorientasi Objek. H. Pasaribu dan M. F. Harahap,

“Perancangan Aplikasi Hashing File Menggunakan SHA-224 Berbasis Android,” Jurnal Mantik Penusa, vol. IV, no. 1, pp. 19-26,

Suarga, Dan M.Math, 2012, Algoritma Dan Pemrograman, Yogyakarta : C.V Andi Offset. B. Maryanto, “Penggunaan Fungsi Hash Satu Arah Untuk Enkripsi Data,” Media Informatika, vol. VII, no. 3, pp. 138-146, 2008.

Edy Winarno ST, M.Eng, Ali Zaki,SmitDev Community. (2010) R. Rivest, “The MD4 Message Digest Algorithm,” MIT Laboratory for Computer Science, Massachusetts, 1990.

Buku-Ajar-Pengantar-Statistika-Dr-Gede-Mekse-Korri-Arisena-Prodi-Agribisnis-Fakultas-Pertanian-Universitas-Udayana. R. A. Asmara, “Pengolahan Citra Digital,” Polinema Press, Malang, 2018.

Solomon, D., (2003), Data Privacy and Security, Springer-Verlag New York Inc P. N. Andono, T. Sutojo dan M. , Pengolahan Citra Digital, Yogyakarta: Andi Offset, 2017.

Sudijono.Anas.2013. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Rajawali Pers:Jakarata A. Nugroho, Rekayasa Perangkat Lunak menggunakan UML dan Java, Yogyakarta: Penerbit Andi, 2009.

Downloads

Published

2024-04-22

Issue

Section

Articles