Klasifikasi Kecanduan Rokok Dengan Naive Bayes
Keywords:
Rokok, Naïve Bayes, Bahan KimiaAbstract
Di dalam lingkungan masyarakat merokok sudah menjadi kebiasaan, merokok juga dikatakan sebagai tolak ukur kedewasaan seseorang. Merokok merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia pada saat ini. Adapun penyebab utama dari kematian para perokok itu adalah kanker, penyakit jantung, paru-paru dan stroke. Karena di dalam rokok terkandung bahan kimia berbahaya. Salah satunya zat Adiktif, yang dimana bahan ini dapat menimbulkan ketergantungan bagi pemakainya.Penelitian ini merupakan studi kasus dan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data, observasi dan studi literatur. Data yang di dapat kemudian digolongkan menjadi dua yaitu data sekunder dan data primer yang kemudian diolah dan disajikan dalam bentuk deskriptif sehingga menggambarkan tentang penelitian secara utuh.References
Soetjaningsih. (2010). Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta : Sagung Seto.
Aditama. (2006). Matikan Rokok, Hidupkan Semangat Jalan Menuju Hidup Sehat Bermakna. Bandung.
Abdul Kadir. (2001). Dasar Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP. Yogyakarta. Penerbit Andi.
Affan, A., Nugraha, S., Hidayat, N., & Fanani, L. (2018). Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kucing Menggunakan Metode Naive Bayes-Certainty Factor Berbasis Android. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. 2(2),650-658.
Gama, Andhika A, & Hartanto., AD. (2015). Penerapan Theorema Bayes pada Sistem Pakar Penyakit Herniated Nucleus Pulpolus (HNP). Data Manajemen dan Teknologi Informasi. 18(2), 31-36.
Laurensius Sinaga. (2019). Identifikasi Kecanduan Rokok Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Android. Universitas Pembangunan Panca Budi. Medan. 1(1), 231
Novida, L. (2014-April). Sistem Pakar Diagnosa Kanker Serviks Menggunakan Metode Bayes. Pelita Informatika Budi Darma.
R.I., Kemenkes. (2012). Merokok Membahayakan Kesehatan dan Merugikan Perekonomian Masyarakat.
Sodik, Muhammad Ali. (4 Juli 2018). Merokok dan Bahayanya. Penerbit NEM .
Sam’ani, MH. (2016). Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Mata Pada Manusia Menggunakan Theorema Bayes. Jurnal Jaringan dan Keamanan Indonesia. Vol 5 No 4.
N. S. Pinem and D. P. Utomo, “Implementasi Fuzzy Logic Dengan Infrensi Tsukamoto Untuk Prediksi Jumlah Kemasan Produksi (Studi Kasus: PT. Sinar Sosro Medan),†Pelita Inform. Inf. dan Inform., vol. 9, no. 1, pp. 56–60, 2020.
D. P. Utomo and Mesran, “Analisis Komparasi Metode Klasifikasi Data Mining dan Reduksi Atribut Pada Data Set Penyakit Jantung,†J. MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 4, no. 2, pp. 437–444, 2020.
D. P. Utomo, P. Sirait, and R. Yunis, “Reduksi Atribut Pada Dataset Penyakit Jantung dan Klasifikasi Menggunakan Algoritma C5. 0,†J. MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 4, no. 4, pp. 994–1006, 2020.
B. S. Pranata and D. P. Utomo, “Penerapan Data Mining Algoritma FP-Growth Untuk Persediaan Sparepart Pada Bengkel Motor (Study Kasus Bengkel Sinar Service),†Bull. Inf. Technol., vol. 1, no. 2, pp. 83–91, 2020.
D. P. Utomo and B. Purba, “Penerapan Datamining pada Data Gempa Bumi Terhadap Potensi Tsunami di Indonesia,†Pros. Semin. Nas. Ris. Inf. Sci., vol. 1, no. 1, pp. 846–853, 2019.
R. Amelia and D. P. Utomo, “ANALISA POLA PEMESANAN PRODUK MODERN TRADE INDEPENDENT DENGAN MENEREPAKAN ALGORITMA FP. GROWTH (STUDI KASUS: PT. ADAM DANI LESTARI),†KOMIK (Konferensi Nas. Teknol. Inf. dan Komputer), vol. 3, no. 1, pp. 416–423, 2019.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).