PENERAPAN METODE ENTROPY DAN METODE PROMETHEE DALAM MERANGKING KUALITAS GETAH KARET
Abstract
Getah karet merupakan salah satu komoditas terbesar yang ada di Indonesia. Indonesia juga penghasil getah karet terbesar di dunia. Oleh karena itu PTPN Medan III sangat menjaga kualitas getah karet agar memenuhi standar yang diterima oleh pabrik- pabrik ban berskala internasional. Dalam menentukan nilai kualitas getah karet, PTPN III Medan memiliki beberapa kriteria penilaian yaitu kadar karet kering, lain jenis klon (bibit karet), umur pohon, waktu penyadapan, serta letak dari permukaam laut. Saat ini PTPN masih menggunakan uji laboratorium untuk proses penilaian kualitas getah karet sehingga membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang tidak sedikit. Maka penulis bermaksud melakukan penelitian tentang penentuan kualitas getah karet menggunakan beberapa metode sistem pendukung keputusan yaitu metode Entropy dan PROMETHEE (Preference Ramking Organization Method for Enrichment Evaluation)[1]. Metode Entropy digunakan untuk menghitung bobot setiap kriteria. Metode PROMETHEE kemudian digunakan untuk menentukan ranking dari kualitas getah karet. Dalam 5 kali pengujian pada data dari 5 periode penentuan kualitas getah karet diperoleh tingkat akurasi sebesar 65%, namun memiliki hasil urutan atau perangkingan yang berbeda jauh antara hasil perhitungan metode Entropy dan PROMETHEE dengan hasil perhitungan PTPN II Medan. Akan tetapi hasil dari perhitungan metode Entropy dan PROMETHEE dengan PTPN III Medan memiliki 3 keluaran yang menghasilkan getah karet yang sama-sama menempati urutan pertama dari 5 pengujian.References
Abbas, Ali E., (2002), Entropy Method For Adaptive Utility Elicitation. IEEE.
Junaidi, Arif dan Irawan, Isa. (2012). “Implementasi Metode Entropi dan ELECETRE II untuk Menentukan Prioritas Pembangunan Kembali Jembatan yang Rusak Akibat Bencana Banjir (Studi Kasus Di Kabupaten Trenggalek)â€.Surabaya : Jurusan Matematika Institut Teknologi Sepuluh November.
Adipramadan, Thoriq Rizkani dan Ciptomulyono, Udisubakti.(2012).â€Audit Energi dengan Pendekatan Metode MCDM-PROMETHEE untuk Konservasi serta Efisiensi Listrik di Rumah Sakit Haji Surabayaâ€. Surabaya : Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh November.
Khan, Nizam.(2008).â€DSS Concepts adn Methods : Health and Demographic Surveillance Systemâ€.Colorado : University of Colorado at Boulder.
Mangkusubroto, Kuntoro dan Trisnadi, Listriani.(1987).â€Analisa Keputusan : Pendekatan Sistem dalam Manajemen Usaha dan Proyekâ€.Bandung: Ganesa Exact
Marimin.(1998).â€Pengambilan Keputusan Kriteria Majemukâ€.Jakarta : PT Grasindo.
Suryadi, K dan Ramdhani, A.(2000).â€Sistem Pendukung Keputusan : Suatu Wacana Struktural Idealisasi dan Impelementasi Konsep Pengambilan Keputusanâ€.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Yowono, Bambang dan Richard Kodong, Frans.(2011).â€Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Metode PROMETHEE (Studi Kasus : Stastun Pengisian Bahan Bakar Umum)â€.Yogyakarta : Jurusan Teknik Informatika UPN “Veteran".
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).