Implementasi Algoritma Longest Common Subsequence Dengan Algoritma Genetika Pada Permainan Word Search Puzzle

 (*)Paslul Nun Saleh Mail (Universitas Budi Darma, Medan, Indonesia)

(*) Corresponding Author

Abstract

Permainan word search adalah permainan untuk menemukan sejumlah kata dari sebuah matrix of char. Kata adalah kumpulan dari karakter yang memiliki suatu makna tertentu. Kata-kata yang dicari pada permainan ini dapat dibaca dari kiri kekanan, atas kebawah, diagonal dan sebaliknya tergantung letak kata tersebut pada matrix of char. Pencarian sejumlah kata tersebut pada permainan ini dapat menggunakan algoritma Longest Common Subsequence (LCS). Longest Common Subsequence (LCS) dan Genetika. Algoritma Longest Common Subsequence (LCS) adalah algoritma perbandingan dengan menggunakan If Condition, dan metode Longest Common Subsequence (LCS) yaitu merupakan pencarian yang terpanjang pada rangkaian sub kata. Algoritma ini merupakan algoritma pencocokan string yang cukup baik. Semua kemungkinan solusi akan dicoba dan divalidasi oleh algoritma Longest Common Subsequence (LCS) dan Genetika  hingga mendapatkan solusi yang benar-benar sesuai dengan aturan permasalahan. Aplikasi yang dibangun bertujuan untuk memudahkan pemain dalam mencari kata dalam permainan mencari kata, sehingga pemain dapat segera mengetahui letak kata-kata yang tersembunyi di papan permainan. Hasil yang diperoleh dari aplikasi yang dibangun adalah bahwa implementasi Longest Common Subsequence (LCS) dan Genetika dapat menyelesaikan penyelesaian permainan mencari kata secara tepat dan benar.

Kata Kunci : Penerapan, Longest Common Subsequence, Genetika, Work search puzzle

Full Text:

PDF


Article Metrics

Abstract view : 167 times
PDF - 123 times

References

Ekaputri, 2006, Aplikasi Algoritma Pencarian String Knuth-Morris-Pratt, Informatika, Bandung

Randy Cahya Wihandika, 2006, Penyelesaian Puzzle Sudoku Menggunakan Algoritma Genetika, Instut Teknologi Sepuluh November, Surabaya.

Atmo pawiro, Alsasian. 2006. Pengkajian dan Analisis Tiga Algoritma Efisien Rabin-Karp, Knuth-Morris-Pratt dan Boyer-Moore dalam Pencarian Pola dalam Suatu Teks. Institut Teknologi Bandung.

Munir, Rinaldi. 2007. StGrategi Algoritmik Bandung: Program Studi Teknik Informatika STEI ITB

Carras C, Lecroq (2005:1) yang dikutip dari Arie Minandar, Andri Tanoto, Davis Tanadi, darijurnal Aplikasi Algoritma Pencarian String Boyer-Moore

Hemris Simalango, 2016. Rancang Bangun Game Teka-Teki Silang (TTS) Dengan Metode Longest Common Subsequence (LCS). Junal Tekni Informatika, Universitas Prima Indonesia. Medan

Jimmy Hadinata, 2011. Problem Solving Sudoku Menggunakan Algoritma Genetika. Jurnal Ilmiah Sisfotenika. Vol. 1, No 1 Januari. Kalimantan barat.

Adi Nugroho, 2010, Rekayasa Perangkat Lunak Menggunakan UML dan Java. Penerbit ANDI : Yogyakarta.

Indrajani, S.Kom, MM. 2010. Perancangan Basis Data Dalam Allin1. Alex Media Komputindo. Jakarta.

Priyanto, Rahmat, 2009, Langsung Bisa Visual Basic.Net 2008 ,Penerbit ANDI, Yogyakarta.

Bila bermanfaat silahkan share artikel ini

Berikan Komentar Anda terhadap artikel Implementasi Algoritma Longest Common Subsequence Dengan Algoritma Genetika Pada Permainan Word Search Puzzle

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Pelita Informatika: Informasi dan Informatika




Jurnal PELITA INFORMATIKA: INFORMASI DAN INFORMATIKA
Published by STMIK Budi Darma
Email: pelitainformatika.stmikbd@gmail.com
Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License