Sistem Pendukung Keputusan Penerapan Metode WASPAS dalam Menentukan Lokasi Strategis Usaha untuk UMKM

Authors

  • Zainab Hasibuan Universitas Budi Darma
  • murdani Universitas Budi Darma
  • Edward Robinson Siagian STMIK Mulia Darma

DOI:

https://doi.org/10.30865/komik.v9i1.9566

Keywords:

UMKM; Sistem Pendukung Keputusan; MCDM; WASPAS; pemilihan lokasi usaha, lokasi strategis.

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian nasional melalui kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja, serta pemerataan ekonomi. Meski demikian, banyak UMKM menghadapi tantangan strategis dalam menentukan lokasi usaha. Pemilihan lokasi yang tidak tepat dapat menurunkan aksesibilitas pelanggan, meningkatkan biaya operasional, mengurangi daya saing, dan pada akhirnya memicu kegagalan usaha. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM) menggunakan Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Metode WASPAS dipilih karena menggabungkan keunggulan Weighted Sum Model (WSM) dan Weighted Product Model (WPM), sehingga mampu menghasilkan penilaian alternatif yang lebih stabil dan komprehensif. SPK yang dikembangkan dirancang untuk mengolah data kuantitatif maupun kualitatif dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria utama, yaitu aksesibilitas, potensi pasar, biaya operasional, dan infrastruktur pendukung. Output sistem berupa peringkat dan rekomendasi lokasi terbaik berdasarkan nilai preferensi setiap alternatif. Hasil pengembangan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengambil keputusan lokasi usaha secara lebih rasional, efisien, dan berbasis data, sekaligus meminimalkan risiko kerugian jangka panjang akibat kesalahan penentuan lokasi

References

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Statistik UMKM 2022. Jakarta: Kemenkop UKM, 2022.

Tambunan, T. T. H., “Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia: Isu-Isu Penting,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, vol. 23, no. 1, pp. 1–14, 2022.

BPS, Perkembangan UMKM Indonesia Tahun 2022. Badan Pusat Statistik, 2022.

Putra, R. D., & Dewi, S., “Analisis Faktor Penentu Keberhasilan UMKM dalam Memilih Lokasi Usaha,” Jurnal Manajemen Strategis, vol. 10, no. 2, pp. 45–56, 2021.

Kotler, P., & Keller, K. L., Marketing Management, 15th ed. Pearson, 2016.

Prasetyo, A. & Yuliani, L., “Studi Penentuan Lokasi Usaha Strategis Menggunakan Sistem Pendukung Keputusan,” Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, vol. 9, no. 1, pp. 67–74, 2021.

Turban, E., Sharda, R., & Delen, D., Decision Support and Business Intelligence Systems, 10th ed. Pearson, 2015.

Saaty, T. L., “Decision making with the analytic hierarchy process,” Int. J. Services Sciences, vol. 1, no. 1, pp. 83–98, 2008.

Zavadskas, E. K., & Turskis, Z., “A new additive ratio assessment (ARAS) method for multi-criteria decision-making,” Technological and Economic Development of Economy, vol. 16, no. 2, pp. 159–172, 2010.

Chakraborty, S., & Zavadskas, E. K., “Applications of WASPAS method in decision making: A state-of-the-art survey,” Informatica, vol. 25, no. 1, pp. 1–20, 2014.

Pratama, I., & Santoso, B., “Penerapan Metode WASPAS dalam Pemilihan Lokasi Gerai Ritel,” Jurnal Sistem Informasi Bisnis, vol. 8, no. 2, pp. 112–119, 2020.

Kumar, A., & Jain, V., “Supplier Selection Using WASPAS Method: A Case Study,” International Journal of Supply Chain Management, vol. 7, no. 3, pp. 155–162, 2018.

Ali, M., & Nofrizal, “Evaluasi Kinerja Proyek Menggunakan Metode WASPAS dan TOPSIS,” Jurnal Teknik Industri, vol. 13, no. 1, pp. 23–32, 2021.

M. I. Alfarisi and M. Safii, “Penerapan Metode WASPAS Dalam Menentukan Peminatan Jurusan Pada Penerimaan Mahasiswa Baru,” J-SISKO TECH (Jurnal Teknol. Sist. Inf. dan Sist. Komput. TGD), vol. 6, no. 1, p. 274, 2023, doi: 10.53513/jsk.v6i1.7390.

Downloads

Published

2025-11-29