Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Pada Tanaman Nanas Dengan Menggunakan Metode Clustering

 (*)Febri Safitri Sihombing Mail (STMIK Budi Darma, Medan, Indonesia)

(*) Corresponding Author

Abstract

Tanaman nanas salah satu tanaman yang disukai masyarakat Indonesia, tanaman nanas mempunyai pertumbuhan/perkembangbiakan yang mudah ,didalam menanam nanas tak jarang petani nanas resah akan hama dan penyakit yang tiba-tiba datang dan membuat tanaman nanas rusak/ gagal panen. Adapun penyakit tanaman nanas yaitu busuk pada akar penyakit ini menyebabkan daun bagian bawah bercak-bercak kekuninngan dan menjalar kesemua daun, dan dapat menyebabkan kematian pada tanaman nanas, busuk pangkal buah yang bergejalah seperti bercak-bercak putih dan busuk lunak, gulma (Dapat menyebabkan menghambatnya pertumbuhan/kerdil). Gangguan penyakit pada tanaman nanas yang disebabkan oleh mikro organisme (virus, bakteri, protozoa, jamur). Penyebaran penyakit pada tanaman nanas biasanya melalui air, serangga dan faktor lingkungan (suhu dan udara), sehingga para petani perlu untuk mendiagnosa ganggguan yang menyerang tanaman nanas tersebut, sehingga perlu diambil keputusan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut, karena jika terjadi kesalahan dalam mendiagnosa, maka bukan saja akan membuat biaya pestisida membengkak, tetapi juga dapat mengakibatkan tanaman nanas mati, sehingga menjadi gagal panen. Dalam uraian diatas maka metode Clustering dapat mengatasi kesalahan-kesalahan yang terjadi selama ini. Dengan mendiagnosa dari beberapa gejala yang akan diberikan nilai bobot pada masing-masing gejala. Kemudian melakukan perhitungan dengan menggunakan metode Clustering terhadap gejala tersebut, maka akan didapatkan penyakit yang tepat. Sehingga metode ini sesuai menjadi pakar dalam menentukan penyakit Pada Tanaman Nanas.

Kata Kunci: Sistem Pakar,  Tanaman Nanas, Clustering

Full Text:

PDF


Article Metrics

Abstract view : 12 times
PDF - 2 times

References

Tiya Oviana, Titik Nur Aeny & Joko Prasetyo, “Isolasi Dan Karakterisasi Penyebab Penyakit Busuk Buah Pada Tanaman Nanas (Ananas Comosus [L] Merr)” Vol.3, No.2: 220-225, Mei 2015.

Brima Surya Prayoga, Nadhira Nanda Fatriani, Kusnawi, “Penerapan Metode K-Means Cluster Analisis Untuk Mendeteksi Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Melon” 2014.

Silvi Agustina, Dhimas Yhudo, Hadi Santoso, Nofiadi Marnasusanto, Arif Tirtana, Fakhris Khusnu, “Clustering Kualitas Beras Berdasarkan Ciri Fisik” Malang.

Siti Hadianti, “Sistem Pakar Diagnosis Jenis Jerawat Pada Wajah Menggunkan Metode K-Means Clustering” Tanjungpura.

Muhammad Arhami, “Konsep Dasar Sistem Pakar”, 2005.

A.S.Rosa dan Shalahuddin. M, 2013, “Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur”, Andi, Yogyakarta.

Aditya, Arifif Primananda, 2013, “Dasar-Dasar Pemrograman Database Dekstop Dengan Visual Basic.Net 2008”, PT.Elex Media Komputindo, Jakarta

Bila bermanfaat silahkan share artikel ini

Berikan Komentar Anda terhadap artikel Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Pada Tanaman Nanas Dengan Menggunakan Metode Clustering

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

Majalah Ilmiah INTI
P3M STMIK Budi Darma
Sekretariat : Jln. Sisingamangaraja No. 338 
email : ejurnal.stmikbudidarma@gmail.com
Creative Commons Attribution 4.0 International License
.