Pendampingan Perencanaan Jalan Tani Untuk Akses Petani di Desa Lamaninggara

 (*)Muhammad Chaiddir Hajia Mail (Muhammadiyah Buton University, Indonesia)
 Herlin Herlin (Muhammadiyah Buton University, Indonesia)
 Verdin Verdin (Muhammadiyah Buton University, Indonesia)

(*) Corresponding Author

Abstract

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas ermukaan tanah, di bawah per-mukaan tanah atau air, seta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, dan jalan kabel. Saat ini jalan beton relatif banyak digunakan di jalan-jalan di kota besar maupun di daerah yang mempunyai tingkat kepadatan lalu lintas tinggi. Beban kendaraan yang relatif besar dan arus lalu lintas yang semakin padat menjadi alasan utama pemilihan jalan beton (rigid pavement). Terlebih lagi strukturnya yang lebih kuat, awet, dan bebas perawatan, sedangkan jalan aspal membutuhkan perawatan, tidak tahan terhadap genangan air, sehingga memerlukan saluran drainase yang baik untuk proses pengeringan jalan aspal pada kondisi hujan atau banjir. Berdasarkan pengamatan langsung dilapangan kondisi daerah yang akan direncanakan untuk dibuat perkerasan rabat beton masih dalam keadaan berbatu sehingga jalan ini cenderung tidak bisa dilalui oleh motor ataupun mobil. Jalan rabat beton menjadi solusi yang paling efektif untuk digunakan pada area ini dikarenakan lalu lintas yang ada masih sangat sedikit sehingga pembuatan jalan rabat beton menjadi solusi yang paling efektif dalam perencanaan ini. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk merencanakan jalan rabat beton sehingga pemerintah desa mampu melakukan perbaikan pada kondisi jalan ini dan dapat menjadi area yang mampu membangkitkan ekonomi di Desa Lamaninggara.

Keywords


Desa Lamaninggara, Jalan Tani, Lalu Lintas, Perencanaan, Perkerasan Kaku

Full Text:

PDF


Article Metrics

Abstract view : 35 times
PDF - 21 times

References

Arief, Abdurrachman, Tutur Lussetyowati, Widya Fransiska FA, Dessa Andriyali, dan S. L. K. (2021). Pendampingan Masyarakat Untuk Perencanaan Dan Perancangan Fasilitas Pemerintahan Desa Ulak Kerbau Lama. Jurnal Avoer, 27–28.

Budiyanto, H. (2011). Pendampingan dalam proses perencanaan partisipatif program penataan lingkungan permukiman berbasis komunitas. Jurnal Local Wisdom, III, 34–40.

Direktorat Pemukiman dan Prasarana Wilayah. (2003). Perencanaan Perkerasanan Jalan Beton Semen. DIrektorat Jenderal Bina Marga.

Direktorat Perluasan dan Pengelolaan Lahan Kementerian Perta. (2012). Pedoman Teknis Pengembangan Jalan Pertanian. Kementerian Pertanian.

Fikriman, Amri, S., & Susilawati, W. (2020). Peran Dana Desa Dalam Pembangunan Pertanian Di Desa Kapuk Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. Jurnal Agri Sain, 4(1), 20–30.

Fitriansyah, Widuri, E. S., & Arifin. (2023). Perencanaan Jalan Usaha Tani Kelurahan Bangkal Kecamatan Cempaka. Jurnal Abdimas: INSPIRASI, 1(2), 62–65.

Fuaddi, S., & Khamid, A. (2021). Perencanaan Pembangunan Jalan Usaha Tani Di Desa Cikakak Kecamatan Banjarharjo. Infratech Building Journal (IJB), 1(01), 96–102.

Harahap, S. P. R., Marwan, D., & Efendi, U. R. (2022). Perencanaan Rabat Beton Jalan Lingkungan pada Gang Sei Pelanjo Desa Negeri Baru Kabupaten Ketapang. Jurnal RIGID, 1(1), 1–5.

Kementerian Desa PDTT. (2022). Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2022 tentang Pergerakan Swadaya Masyarakat. Kementerian Desa PDTT.

Kementerian Pertanian. (2018). Pedoman Teknis Pengembangan Jalan Usaha Tani. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Latif, A., Rusdi, M., & Setiawan, D. (2020). Partisipasi Masyarakat Terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan Tani Desa Teteaji Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang. PRAJA: Jurnal Ilmiah Pemerintahan, 8(1), 26–39.

Lestari, R. R., Olivia, M. K., Panjaitan, L. N. H., Kurniasih, H., Syifa, H. N., & Rizki, R. (2021). Modul Panduan Pendampingan Dasar Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan. LBH Bandung.

Pemerintah Republik Indonesia. (2006). Undang-Undang Replublik Indonesia Nomor 38 Tahun 2006. Pemerintah Indonesia.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kementerian Desa PDTT.

Sari, D. R., Prakoso, C. T., & Rande, S. (2022). Evaluasi Program Pembangunan Jalan Desa Di Desa Tani Harapan Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Administrasi Publik, 09(3).

Sianto, L., & Jahidi, L. O. A. (2021). Perencanaan Jalan Tani Kelurahan Awainulu Kecamatan Pasar Wajo. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI, 5(2), 481–484.

Suminar, R. E. (2018). Dampak Pengembangan Jalan Usaha Tani (Jut) Pada Kawasan Pertanian Di Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 7(1), 81–88. https://doi.org/10.24252/planomadani.v7i1a8

Pemerintah Republik Indonesia. (2009). UU No.22 tahun 2009: Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. DPR RI.

Windani, J., & Sukmawati, A. M. (2023). Dampak Ekonomi Pembangunan Jalan Pertanian di Desa Dangiang, Kabupaten Garut. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 18(2), 10–20.

Bila bermanfaat silahkan share artikel ini

Berikan Komentar Anda terhadap artikel Pendampingan Perencanaan Jalan Tani Untuk Akses Petani di Desa Lamaninggara

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Muhammad Chaiddir Hajia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal ABDIMAS Budi Darma
STMIK  BUDI DARMA
Sekretariat: Jalan Sisingamangaraja No. 338
Email: jurnal.abdimasbd@gmail.com
Jurnal ABDIMAS Budi Darma is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.