Penerapan Metode TOPSIS dan SAW untuk Rekomendasi Kelayakan Ban Mobil Bekas

Authors

  • Dwi Rahmawati Universitas Muria Kudus
  • Arif Setiawan Universitas Muria Kudus
  • Eko Darmanto Universitas Muria Kudus

DOI:

https://doi.org/10.30865/json.v8i1.9930

Keywords:

SPK, Ban Mobil Bekas, Kelayakan Ban, TOPSIS, SAW, Korelasi Spearman

Abstract

Pemilihan merek ban yang tepat merupakan proses pengambilan keputusan yang krusial karena melibatkan berbagai kriteria teknis dan non-teknis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan menganalisis Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan merek ban menggunakan kombinasi metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dan Simple Additive Weighting (SAW), serta menguji tingkat korelasi dan validitas hasil pemeringkatan terhadap penilaian pakar. Data yang digunakan mencakup 17 alternatif merek ban yang dievaluasi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua metode memberikan urutan pemeringkatan yang konsisten dan identik. Alternatif Continental UC6 (A12) menempati peringkat pertama sebagai rekomendasi terbaik dengan nilai preferensi sebesar 0,9648 pada TOPSIS dan 0,9887 pada SAW, diikuti oleh Michelin Energy XM2 (A13) di peringkat kedua TOPSIS 0,9606 SAW 0,9880 serta Bridgestone B250 (A2) di peringkat ketiga TOPSIS 0,8129 SAW 0,9452. Pengujian korelasi Rank Spearman menghasilkan nilai koefisien korelasi () sebesar 1,000 antara hasil metode TOPSIS dan SAW, yang mengonfirmasi kesesuaian antar kedua algoritma. Selain itu, pengujian korelasi antara pemeringkatan sistem dengan penilaian ahli menghasilkan nilai koefisien korelasi () sebesar 0,953 dengan nilai signifikansi () sebesar 0,000 (), yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan secara statistik. Dengan demikian, model SPK yang dirancang  memiliki tingkat keselarasan yang tinggi dalam memberikan rekomendasi kelayakan ban mobil bekas.

References

[1] Badan Pusat Statistik, “Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Jenis (Unit), 2024,” 2024. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTcjMg==/number-of-motor-vehicle-by-type.html (diakses 10 Juni 2026).

[2] K. Ban, M. Merek, A. Restiady, J. Na, dan G. W. Nurcahyo, “Jurnal KomtekInfo Metode Certainty Factor dalam Mengidentifikasi Claim untuk,” vol. 9, hal. 94–99, 2022, doi: 10.35134/komtekinfo.v9i3.313.

[3] “KNKT: 80 persen kecelakaan di tol akibat kurang tekanan ban,” 2019. https://www.antaranews.com/view/1149828/knkt-80-persen-kecelakaan-di-tol-akibat-kurang-tekanan-ban?.html (diakses 10 Juni 2026).

[4] A. R. Pratama dan A. Yuliana, “Penerapan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Ban Sepeda Motor Dengan Metode Multi Atribut Utility Theory,” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 12, no. 3S1, 2024, doi: 10.23960/jitet.v12i3s1.5260.

[5] W. E. Sari, B. Muslimin, dan S. Rani, “Perbandingan Metode SAW dan Topsis pada Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerima Beasiswa,” vol. 10, hal. 52–58, 2021.

[6] B. Saw dan D. A. N. Topsis, “KEPUTUSAN PADA PEMILIHAN HOTEL,” vol. 23, no. 1, hal. 73–82, 2022.

[7] P. Pns, M. Kombinasi, dan M. Topsis, “Analisis Sistem Pendukung Keputusan Dalam Rekomendasi Kenaikan,” vol. 4, hal. 245–253, 2022, doi: 10.30865/json.v4i2.4471.

[8] L. Mayola et al., “Jurnal KomtekInfo Komparasi Metode SAW dan TOPSIS dalam Penilaian Tingkat,” vol. 10, hal. 101–108, 2023, doi: 10.35134/komtekinfo.v10i3.415.

[9] F. D. Sihmawanto, G. T. Wijayatno, dan P. T. Pungkasanti, “Analisis Komparasi Metode SAW Dan TOPSIS Dalam Pemilihan Distributor Barang Gudang,” vol. 6, no. 1, hal. 521–530, 2025, doi: 10.47065/bulletincsr.v6i1.925.

[10] Y. B. Utomo, A. Alfin, H. H. Anbiya, dan R. Wulanningrum, “Analisis Komparatif Metode MCDM SAW dan TOPSIS dalam,” vol. 5, hal. 749–755, 2026.

[11] K. Metode et al., “REKOMENDASI SEPATU LARI BAGI PEMULA A Comparative Study of the SAW and TOPSIS Methods for Recommending Running Shoes for Beginners,” vol. 8, no. 1, hal. 33–41, 2025.

[12] O. Sesa dan S. Buyung, “ANALISIS PENGARUH BEBAN TERHADAP TINGKAT KEAUSAN BAN SEPEDA MOTOR PADA JALAN RIGIT / BETON LPPM Politeknik Saint Paul Sorong,” vol. 5, no. 2, hal. 48–54, 2020.

[13] M. Nuh, H. Pasaribu, M. I. Siregar, dan H. Susilo, “RODA : Jurnal Pendidikan dan Teknologi Otomotif Analisa Interaksi Gaya Gesek Ban Mobil Terhadap Struktur Permukaan Jalan,” vol. 3, no. 2, hal. 12–19, 2023.

[14] “Jenis-jenis Tapak Ban dan Fungsinya untuk Berbagai Kondisi Jalan,” 2024. https://otomotif.kompas.com/read/2024/11/05/074200215/jenis-jenis-tapak-ban-dan-fungsinya-untuk-berbagai-kondisi-jalan?

[15] K. Wsm-topsis, P. Adytia, dan E. Arriyanti, “Desain dan Implementasi Job Matching System Menggunakan Metode,” 2020.

[16] S. T. M. Kom, “Technique for Order Performance by Similarity to Ideal Solution ( TOPSIS ),” 2018.

[17] A. Setiadi et al., “Penerapan Metode Simple Additive Weighting ( SAW ) Untuk Pemilihan Siswa Terbaik,” vol. 07, no. September, hal. 104–109, 2018.

[18] E. Hadistra dan R. Supriyanto, “Pemilihan Marketplace Terbaik dengan menggunakan Metode SAW dan WP Studi Kasus : Kota Bekasi Selection of the Best Marketplace using SAW and WP Methods : A Case Study of Bekasi City,” vol. 15, hal. 396–406, 2026.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Rahmawati, D., Setiawan, A., & Darmanto, E. (2026). Penerapan Metode TOPSIS dan SAW untuk Rekomendasi Kelayakan Ban Mobil Bekas. Jurnal Sistem Komputer Dan Informatika (JSON), 8(1), 84–96. https://doi.org/10.30865/json.v8i1.9930