Perbandingan CatBoost dan Elastic Net untuk Estimasi Komposisi Tubuh Berbasis Antropometri

Authors

  • Aditiya Ari Wicaksono Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Khanun Roisatul Ummah Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.30865/json.v7i4.9887

Keywords:

antropometri, CatBoost, Elastic Net, komposisi tubuh, machine learning

Abstract

Pemantauan komposisi tubuh diperlukan untuk memberi gambaran kondisi tubuh yang lebih informatif dibandingkan BMI, terutama terkait persentase lemak dan massa otot. Pemeriksaan standar seperti Dual-Energy X-ray Absorptiometry (DXA) memiliki keterbatasan biaya dan aksesibilitas, sehingga diperlukan pendekatan estimasi berbasis antropometri yang lebih praktis. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa CatBoost dan Elastic Net dalam mengestimasi komposisi tubuh menggunakan dataset National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) 2017–2018. Data yang digunakan berjumlah 3.551 data setelah proses cleaning, terdiri atas delapan fitur input antropometri dan dua target berbasis DXA. Metode penelitian mengikuti CRISP-DM, meliputi pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan deployment sederhana. Data dibagi menjadi 2.840 data latih dan 711 data uji, kemudian model dievaluasi menggunakan MAE, RMSE, dan R². Hasil pengujian menunjukkan CatBoost memperoleh performa terbaik dengan Mean MAE 1,588891, Mean RMSE 2,044905, dan Mean R² 0,862830, sedangkan Elastic Net memperoleh Mean MAE 1,888025, Mean RMSE 2,408882, dan Mean R² 0,819884. Selain itu, prototipe berbasis Streamlit dikembangkan untuk simulasi inferensi terhadap data antropometri baru. Hasil penelitian ini masih terbatas pada dataset NHANES 2017–2018 sehingga generalisasi ke populasi lain memerlukan validasi lanjutan

References

[1] A. M. González-Martin et al., “Anthropometric Measurements for Predicting Low Appendicular Lean Mass Index for the Diagnosis of Sarcopenia : A Machine Learning Model,” J. Funct. Morphol. Kinesiol., vol. 10, no. 3, pp. 1–22, 2025, doi: 10.3390/jfmk10030276.

[2] K. Yasmin, “Cardiometabolic Risk Factors in South Asians: An Epidemiological and Anthropological Study in an Urban Populace of Eastern India.,” medRxiv, 2024, doi: 10.1101/2024.12.06.24318633.

[3] L. Zeng, X. Guo, H. Wu, and C. Huang, “Machine learning-based estimation of trunk fat percentage and its association with cardiometabolic risk leveraging two large national cohorts,” Front. Nutr., vol. 13, no. January, pp. 1–10, 2026, doi: 10.3389/fnut.2026.1715570.

[4] N. Birk, B. Kulkarni, S. Bhogadi, A. Aggarwal, and G. K. Walia, “Machine learning-based equations for improved body composition estimation in Indian adults,” PLOS Digit. Heal., vol. 4, no. 6, pp. 1–14, 2025, doi: 10.1371/journal.pdig.0000671.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Wicaksono, A. A., & Ummah, K. R. (2026). Perbandingan CatBoost dan Elastic Net untuk Estimasi Komposisi Tubuh Berbasis Antropometri . Jurnal Sistem Komputer Dan Informatika (JSON), 7(4), 1544–1556. https://doi.org/10.30865/json.v7i4.9887

Issue

Section

Articles