Model EPAM-2025 Untuk Analisis Keselarasan Opini Publik dan Kebijakan Literasi Digital
DOI:
https://doi.org/10.30865/json.v7i2.9367Keywords:
Literasi Digital, NLP, NER, EPAM-2025;, X, Twitter, Opini PublikAbstract
Transformasi digital yang berlangsung cepat menuntut peningkatan literasi digital yang lebih komprehensif. Namun, berbagai indikator nasional menunjukkan penurunan pada aspek etika digital, keamanan siber, dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan antara opini publik dan kebijakan literasi digital nasional melalui pendekatan komputasional berbasis Natural Language Processing (NLP). Untuk tujuan tersebut, dikembangkan model hibrida orisinal EPAM-2025 (Entity–Policy Alignment Model) sebagai kerangka pengukuran keselarasan kebijakan. Dataset penelitian terdiri atas 2.165 tweet berbahasa Indonesia yang diperoleh secara etis melalui API platform X (Twitter). Prosedur analisis mencakup pembersihan data, tokenisasi, ekstraksi entitas menggunakan Named Entity Recognition (NER), analisis sentimen, serta pengukuran kesamaan semantik berbasis TF-IDF cosine similarity. Skor keselarasan dihitung menggunakan formula Sa = αSm + βSs(norm). Hasil penelitian menunjukkan dominasi opini netral (92,24%) serta tingkat kesamaan semantik yang sangat rendah (<0,1), menandakan bahwa terminologi kebijakan digital seperti digital safety dan digital ethics belum terinternalisasi dalam wacana publik. Model EPAM-2025 juga menunjukkan performa evaluatif yang stabil dengan klasifikasi tepat pada dua kategori aktif (“Tidak Selaras” dan “Perlu Analisis Lanjut”). Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis melalui pengembangan pendekatan kuantitatif yang objektif untuk mengukur keselarasan opini publik terhadap kebijakan, serta membuka peluang pemanfaatan analitik opini publik dalam mendukung perumusan kebijakan nasional berbasis bukti.
References
D. Indah Paramitha et al., “Literasi Digital Pengguna Internet Indonesia Guna Mewujudkan Budaya Damai di Ruang Mayantara,” Jurnal Kewarganegaraan, vol. 7, no. 1, 2023.
C. Afrina, S. R. Zulaikha, and Jumila, “Low digital literacy in Indonesia: Online media content analysis,” 2024, Airlangga University Faculty of Vocational Studies. doi: 10.20473/rlj.V10-I2.2024.374-387.
E. E. Smith and H. Storrs, “Digital literacies, social media, and undergraduate learning: what do students think they need to know?,” International Journal of Educational Technology in Higher Education, vol. 20, no. 1, Dec. 2023, doi: 10.1186/s41239-023-00398-2.
I. M. Putrayasa, I. G. Suwindia, and I. M. Ari Winangun, “Transformasi literasi di era digital: tantangan dan peluang untuk generasi muda,” Education and Social Sciences Review, vol. 5, no. 2, pp. 156–165, Dec. 2024, doi: 10.29210/07essr501400.
P. A. Nainggolan and A. Risman, “Manajemen Risiko Keuangan Digital: Strategi Mitigasi Risiko dalam Era Transformasi Digital,” Mercu Buana University, vol. 1, no. 1, 2025.
N. Hidayati, F. Nugrahani, and Suwarto, “Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis dan Minat Baca Terhadap Kemampuan Literasi Digital,” Didaktika: Jurnal Kependidikan, vol. 13, no. 3, 2024.
B. Bulya and S. Izzati, “Indonesia’s Digital Literacy as a Challenge for Democracy in the Digital Age,” The Journal of Society and Media, vol. 8, no. 2, pp. 640–661, Oct. 2024, doi: 10.26740/jsm.v8n2.p640-661.
M. K. Nugroho and A. C. Fahadayna, “Demokrasi Siber dan Resiliensi Siber di Indonesia: Studi tentang Kualitas Demokrasi Indonesia dalam Pemilu 2014-2023/4,” Jurnal Pendidikan Indonesia, vol. 6, no. 1, 2025, doi: 10.59141/japendi.v6i1.7090.
S. Suhendra and F. Selly Pratiwi, “Peran Komunikasi Digital dalam Pembentukan Opini Publik: Studi Kasus Media Sosial,” Iapa Proceedings Conference, 2024, doi: 10.30589/proceedings.2024.1059.
A. A. P. Hermanto et al., “Analisis Ragam Bahasa Willy The Kid di Platform X,” El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat , vol. 4, no. 3, pp. 207–213, Feb. 2024, doi: 10.47467/elmujtama.v4i3.1310.
J. R. Jim, M. A. R. Talukder, P. Malakar, M. M. Kabir, K. Nur, and M. F. Mridha, “Recent advancements and challenges of NLP-based sentiment analysis: A state-of-the-art review,” Natural Language Processing Journal, vol. 6, p. 100059, Mar. 2024, doi: 10.1016/j.nlp.2024.100059.
H. Wang, L. Zhou, J. Duan, and L. He, “Cross-Lingual Named Entity Recognition Based on Attention and Adversarial Training,” Applied Sciences, vol. 13, no. 4, p. 2548, Feb. 2023, doi: 10.3390/app13042548.
D. Hidayat, L. K. Gustini, and M. P. Dias, “Digital Media Relations Pendekatan Public Relations dalam Menyosialisasikan Social Distancing di Kota Bandung,” Jurnal Ilmu Komunikasi, vol. 18, no. 3, p. 257, Dec. 2020, doi: 10.31315/jik.v18i3.3575.
R. Pambudi, A. Budiman, A. W. Rahayu, A. N. R. Sukanto, and Y. Hendrayani, “Dampak Etika Siber Jejaring Sosial Pada Pembentukan Karakter Pada Generasi Z,” JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, vol. 4, no. 3, pp. 289–300, Jul. 2023, doi: 10.36418/syntax-imperatif.v4i3.262.
I. Made Suartana, R. E. Putra, R. Bisma, and A. Prapanca, “PENGENALAN PENTINGNYA CYBER SECURITY AWARENESS PADA UMKM,” 2022. [Online]. Available: http://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/abadimas
F. K. Ibrahim, Analisis Sentimen Berbasis Aspek Untuk Ulasan Hotel Berbahasa Indonesia Di Aplikasi Traveloka Menggunakan Metode Naïve Bayes Classifier Dan Particle Swarm Optimization. 2022.
E. R. Kaburuan and N. R. Setiawan, “Sentimen Analisis Review Aplikasi Digital Korlantas Pada Google Play Store Menggunakan Metode SVM,” Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer), vol. 12, no. 1, pp. 105–116, Mar. 2023, doi: 10.32736/sisfokom.v12i1.1614.
V. A. W and A. W. -, “Analisis Sentimen Ulasan Aplikasi Capcut Menggunakan Metode Naive Bayes,” Jurnal Sains Sistem Informasi, vol. 2, no. 1, p. 9, Jan. 2024, doi: 10.31602/jssi.v2i1.13372.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).

