Segmentasi Rumah Sakit Indonesia Berbasis Data Menggunakan Faktor Laten dengan Unsupervised Machine Learning
DOI:
https://doi.org/10.30865/json.v8i1.10125Keywords:
Exploratory Factor Analysis, Clustering, Rumah Sakit, K-Means, SegmentasiAbstract
Data rumah sakit yang dipublikasikan melalui Sistem Informasi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan (SIRS Kemkes) memuat ribuan rumah sakit dengan ratusan variabel yang saling berkaitan. Meskipun data tersebut berpotensi menggambarkan keragaman karakteristik rumah sakit, segmentasi berbasis banyak indikator dapat menghasilkan representasi yang kompleks dan rentan terhadap nilai ekstrem. Penelitian yang memanfaatkan faktor laten sebagai dasar segmentasi rumah sakit secara nasional juga masih terbatas. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut melalui integrasi Exploratory Factor Analysis (EFA) dan K-Means clustering untuk membentuk segmentasi rumah sakit berbasis data. Analisis dilakukan pada 3.292 rumah sakit menggunakan 35 skor faktor laten yang diperoleh dari 785 fitur numerik. Analisis awal menunjukkan bahwa nilai ekstrem pada domain layanan menyebabkan segmentasi tidak representatif karena hanya memisahkan satu rumah sakit sebagai outlier. Oleh karena itu, diterapkan winsorization persentil 1%–99% dan standardisasi sebelum pemodelan. Jumlah klaster dievaluasi pada k=2 hingga k=10 menggunakan Elbow Method, Silhouette Score, Calinski-Harabasz, dan Davies-Bouldin. Hasil evaluasi dan pertimbangan substantif menghasilkan tiga klaster, yaitu klaster berkapasitas dasar (64,9%), klaster menengah dengan keunggulan fasilitas penunjang (12,7%), dan klaster dengan layanan serta penunjang operasional intensif (22,4%). Kontribusi penelitian ini adalah menghasilkan kerangka segmentasi berbasis faktor laten yang mengurangi kompleksitas data berdimensi tinggi dan memberikan profil struktural populasi rumah sakit Indonesia untuk mendukung perencanaan sumber daya dan diskusi kebijakan.
References
[1] E. Rachmawati et al., "Analysis Of The Market Structure of Hospital Industry in Indonesia”, Indonesian Journal of Health Administration, vol. 12, no. 1, 2024.
[2] D. E. et al., "Measuring the inequalities in healthcare resource in facility and workforce: A longitudinal study in China," National Library of Medicine., 2023.
[3] K. K. Republik Indonesia, "Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020," April 2020. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Details/152506/permenkes-no-3-tahun-2020. [Accessed 2026].
[4] H. A. R., "Perkembangan Rumah Sakit di Indonesia di Era Disruptif,” Jurnal Keperawatan Merdeka, vol. 2, no. 1, pp. 1-6, 2022.
[5] M. A., S. V. and I. M., "Machine Learning in Biomedical Informatics: Optimizing Resource Allocation and Energy Efficiency in Public Hospitals," IEEE Access, 2025.
[6] A. G. Jondya, R. A. M. and S. T, "Enhancing Public Health Records: Development of Death Certificate Management System.," in 4th International Conference on Electrical Engineering and Informatics (ICon EEI)., Pekanbaru, 2024.
[7] Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, "Dashboard RS Online," December 2025. [Online]. Available: https://sirs.kemkes.go.id/fo/home/dashboard_rs?id=0.
[8] D. J. K. Lanjutan, "Retrieved from Sistem Informasi Rumah Sakit:," Dashboard RS Online, [Online]. Available: https://sirs.kemkes.go.id/fo/home/dashboard_rs?id=0. [Accessed April 2026].
[9] R. P., R. S. S. and B. T., "Various dimension reduction techniques for high dimensional data analysis: a review.," Artificial Intelligence Review 3473–3515, p. 3473–3515, 2021.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).

